Dua Hal Yang Bisa Menghambat Anda Untuk Sukses

Joel Osteen signed books at Barnes & Nobles

Sesi tanda tangan buku Joel Osteen di Barnes & Nobles. Foto oleh Cliff1066 di Flickr.

Tadi malam saya mendengarkan podcast Joel Osteen yang bercerita tentang mendengarkan nasehat dan melakukan suatu hal kecil atau baru untuk mendapatkan peluang untuk sukses.

Joel Osteen memberikan contoh, waktu itu perusahaan penyewaan DVD terkenal di Amerika ditawari teknologi baru untuk bisa melakukan rental DVD melalui Internet dengan pengiriman DVD lewat pos. Perusahaan tsb menolaknya. Katanya, “Kami sudah terkenal & bisnis kami sangat profitable. Kami tidak butuh.”

Akhirnya ada satu perusahaan rental DVD baru, yang tidak dikenal, yang menggunakan teknologi baru tsb. Perusahaan baru ini langsung melejit sukses. Sedangkan perusahaan yang terkenal sebelumnya malah terkeok-keok di belakangnya, bahkan hampir merugi.

Perusahaan rental DVD yang baru ini adalah Netflix. Dan sekarang malah sudah menyediakan layanan streaming video! Yang sayangnya tidak bisa diakses dari negara kita.

Mendengarkan podcast ini, saya tersenyum kecut. Betapa banyaknya nasehat yang kadangan tidak saya dengar… Betapa banyaknya hal-hal kecil yang tidak saya lakukan… Padahal itu sangat mungkin membuka pintu menuju kesuksesan.

Lalu saya juga teringat, ada dari email beberapa member MantraUANG, yang secara tersirat secara implisit tidak mendengarkan nasehat atau tidak mau mencoba melakukan suatu hal kecil/baru, entah karena:

1. Trauma (pengalaman buruk di masa lalu)

Pada waktu saya me-review dan menawarkan Workshop Internet Cash Machine dari Alex Iskandar & Jethro Jiang, saya menerima email berikut ini:

Saya pernah mengikuti workshop serupa di Jogja tahun 2010 di Hotel santika, waktu itu ada 18 peserta. Dari 18 peserta itu tak satu pun yg berhasil. Intinya kami termakan oleh promo2 yg wah dr mentor saat preview…krn setelah 2 tahun jangankan penghasilan kami malah makin bingung. Mereka jg bikin milis utk support kami, tapi krn kami sangat pemula kami tdk bisa memanfaatkan forum tsb scr maksimal. Ini penilaian subyektif kami.

Akhirnya kami sangat berhati-hati kalo gak boleh dibilang trauma dg workshop2 serupa. Uang sekian juta yg kami investasikan dlm workshop 3 hari tsb akhirnya ya hilang percuma. Bahkan diantara kami sudah malas membicarakannya, temen2 bilang: “lukalamadotcom”

Topiknya 90% sama spt yg Anda tawarkan,kami jg dijanjikan bakalan dibuatkan web tp nyatanya ndak ada. Untuk pengajarnya maaf saya tdk bisa sebutkan utk menjaga nama baiknya, cukup terkenal juga, dari Surabaya,masih muda pula.

Dari email tsb bisa saya baca kalo member ini pernah mengalami kekecewaan sehingga trauma & terjebak untuk men-generalisasi sesuatu. Pernah kecewa dengan satu workshop Internet marketing, kenapa bisa langsung punya persepsi kalau semua workshop Internet marketing tidak bermanfaat?

Jujur saja saya sendiri pernah beli produk atau training Internet marketing yang ternyata jelek. Juga pernah hadir ke workshop yang ternyata jelek. Tapi ini khan bukan berarti semua produk atau workshop Internet marketing itu jelek?

Menurut saya, menyamakan workshop Internet Cash Machine dengan workshop Internet marketing yang gak bermutu, adalah tidak bijaksana. Workshop Internet Cash Machine sudah berjalan 53 angkatan. Kalau peserta-peserta workshop sebelumnya kecewa, mana bisa melakukan workshop sebanyak ini?

That’s why, jangan karena pernah trauma, Anda tidak mau mencoba lagi.

2. Sudah merasa nyaman (tidak berani keluar dari comfort zone)

Sehubungan dengan postingan saya tentang bahaya software toko Amazon, saya juga menerima email yang intinya seperti ini:

Tapi software ini sudah dipakai di banyak website dan selama ini aman-aman saja.

Dari sini terlihat kalau member ini sudah nyaman & menutup mata terhadap resiko buruk yang mungkin terjadi (tidak berantisipasi).

Ada baiknya kalau pengguna software tsb paling tidak meminta konfirmasi kepada pemilik/pembuat software tsb, apakah software tsb betul-betul sesuai dengan persyaratan Amazon & menjadi kalau memang betul aman dipakai.

Kalau software tsb memang aman dipakai, yah silahkan teruskan dipakai. Tapi kalau ternyata software tsb tidak aman dipakai, yah jangan dipakai lagi.

 

Sekian dulu sharing saya. Semoga membantu memberi pencerahan šŸ™‚

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: